Detail Cantuman

PREVALENSI ALLOANTIBODI PADA PASIEN SETELAH TRANSFUSI DARAH DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA

PREVALENSI ALLOANTIBODI PADA PASIEN SETELAH TRANSFUSI DARAH DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA


ABSTRAK
Latar Belakang : Di Indonesia gambaran skrining aloantibodi pada pasien yang ditemukan di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung ditemukan pada 1,1 % (2 dari 183) pada anak usia 12 tahun dan pada dewasa usia 27 tahun (Perwitasari et al,. 2017). Frekuensi-frekuensi yang tampaknya kontradiktif ini dapat dijelaskan, setidaknya sebagian oleh etnis berdasarkan pada pengetahuan bahwa etnis yang berbeda memiliki frekuensi antigen eritrosit yang bervariasi (Caamano et al,. 2015).
Tujuan : Untuk menyelidiki aloantibodi yang terbentu pada di RSUPN DR. Cipto Mangunkusumo Jakarta setelah melakukan transfusi darah
Metode : yang dilakukan yaitu mengumpulkan catatan dari 134 pasien yang mengalami reaksi transfusi dan hasil skrining antibodi positif. Pada pasien ini dilakukan skrining antibodi sebelum dilakukan pemeriksaan immediate spin. Sampel yang hasil skrining antibodinya positif akan dilakukan pemeriksaan Coomb’s tes dan konfirmasi skrining antibodi demikian juga dengan pasien yang mengalami reaksi transfusi setelah transfusi darah dengan hasil kompatibel.
Hasil : Insiden imunisasi sel darah merah pada pasien yang ditransfusikan adalah 0,4% (24/6428) dari total populasi skrining anti bodi yang dilakukan di RSUPN Cipto Mangun Kusumo Jakarta, dengan prevalensi lebih tinggi pada wanita 13,4% (18/134) dari total sampel laporan reaksi dan skrining antibodi positif sebelum dirujuk ke laboratorium rujukan UTD PMI DKI Jakarta. Insiden aloantibodi tertinggi pada pasien yang telah melakukan transfusi darah berulang yaitu pada pasien dengan diagnosa thalasemia.
Kesimpulan : Dari hasil penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa prevalensi aloantibodi lebih tinggi ditemukan pada jenis kelamin wanita yaitu 13,4% dibandingkan dengan laki-laki yaitu 5,2% dan pasien yang melakukan transfusi berualang lebih besar peluang untuk mendapatkan aloantibodi (11,9%) jika dibandingkan dengan pasien yang pertama kali melakukan transfusi darah (6%).
Kata Kunci : Aloantibodi, reaksi transfusi, transfusi darah

ABSTRACT
Back ground: In Indonesia, the prevalence of alloantibody screening of patients at RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung was 1.1% (2 of 183) in children aged 12 years and in adults aged 27 years (Perwitasari et al, 2017). These seemingly contradictory frequencies can be explained, at least in part by ethnicity, based on the knowledge that different ethnicities have varying frequencies of erythrocyte antigen (Caamano et al, 2015).
Aims: To investigate the prevalence of alloantibodies patients at RSUPN DR. Cipto Mangunkusumo Jakarta after carrying out a blood transfusion.
Method: The method used was to collecting records from 134 patients who had transfusion reactions and positive antibody screening results. In this patient, antibody screening was performed prior to immediate spin examination. Samples with a positive antibody screen will undergo Coomb's test and confirm antibody screening as well as patients who have had a transfusion reaction after blood transfusion with compatible results.
Results: The incidence of red blood cell immunization in transfused patients was 0.4% (24/6428) of the total population of anti-body screening performed at RSUPN Cipto Mangun Kusumo Jakarta, with a higher prevalence in women 13.4% (18/134 ) from the total sample of reaction reports and positive antibody screening before being referred to the UTD PMI DKI Jakarta reference laboratory. The highest incidence of alloantibodies in patients who had repeated blood transfusions was in patients diagnosed with thalassemia.
Conclusion: From the results of the study, it was concluded that the prevalence of alloantibodies was higher in the female sex, namely 13.4% compared to men, namely 5.2% and patients who carried out adventurous transfusions had a greater chance of getting alloantibodies (11.9%) when compared with patients who had a first blood transfusion (6%).
Keywords: Alloantibodies, blood transfusions, transfusion reactions.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab Rosdiana
Pengarang Rosdiana - Personal Name (Pengarang)
dr. Christina Roosarjani, M.Si. - Personal Name (Dosen Pembimbing 1)
Dr. Agus Setyo Utomo, S.E., M.Si., Ak., CA., A.CPA - Personal Name (Dosen Pembimbing 2)
Edisi
No. Panggil
Subyek
Klasifikasi
Judul Seri
GMD Text
Bahasa English
Penerbit
Tahun Terbit 2020
Tempat Terbit
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

Rosdiana. (2020).PREVALENSI ALLOANTIBODI PADA PASIEN SETELAH TRANSFUSI DARAH DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA().:

Rosdiana.PREVALENSI ALLOANTIBODI PADA PASIEN SETELAH TRANSFUSI DARAH DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA().:,2020.Text

Rosdiana.PREVALENSI ALLOANTIBODI PADA PASIEN SETELAH TRANSFUSI DARAH DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA().:,2020.Text

Rosdiana.PREVALENSI ALLOANTIBODI PADA PASIEN SETELAH TRANSFUSI DARAH DI RSUPN CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA().:,2020.Text

 



Homepage Info

Welcome To REPOSITORY POLITEKNIK AKBARA Online Public Access Catalog (OPAC). Use OPAC to search collection in our library.

Media Sosial / Kanal

Facebook Perpustakaan Politeknik AKBARA Official
Youtube Perpustakaan Politeknik AKBARA Official
Instagram Perpustakaan Politeknik AKBARA Official

Address

Politeknik AKBARA Surakarta
Jl. Sumbing Raya, Mojosongo, Jebres, Surakarta
Telp. 02718591185
Fax. 0271664881
WA. 085640490980
E: akbara.library@gmail.com